Selasa, 03 April 2012

Membuat SIM C di Polres Bantul

Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis pengalaman saya ini, tapi baru sekarang saya sempat untuk menulis.

Bagi Anda yang akan membuat SIM C, mungkin pengalaman saya ini dapat bermanfaat.

Bagi saya membuat SIM C gampang-gampang susah. Gampang jika memang kita memang paham aturan lalu lintas dan memang fasih mengendarai sepeda motor.

Langkah-langkah.

Pertama, datang ke polres pada hari kerja.Aagar mendapat antrian yang tidak terlalu belakang, datanglah sebelum pukul 8 pagi. Jangan lupa membawa foto copy KTP dan surat keterangan sehat dari dokter. Jika Anda tidak membawa, di polres sebenarnya sudah ada tempat foto copy untuk foto copy KTP Anda, dan di sebelah Timur mushola polres juga ada dokter. Anda bisa mendapatkan surat keterangan sehat dari sana.
Kemudian membayar uang administrasi sebesar Rp 100.000 di bank yang ditunjuk, atau bisa membayar di mini bank polres yang terletak di selatan unit pembuatan sim.

Setelah membayar, serahkan bukti pembayaran, foto copy KTP, dan surat keterangan sehat dari dokter kepada petugas. Kemudian duduk di kursi yang disediakan sambil menunggu nomor antrian.

Setelah menerima nomor antrian, kita harus menjalani tes teori. Tes teori ini bertempat di dalam ruangan dengan sistem AVIS (Audio Visual). Dalam tes ini, kita dihadapkan pada soal-soal berupa video dan gambar. Kita dituntut untuk memilih “benar” atau “salah” sesuai soal yang diberikan. Untuk dapat lulus dalam tes ini, kita diwajibkan untuk menjawab setidaknya 22 jawaban yang sesuai dari 30 soal.

Jika lulus tes teori, kita masuk ke tes praktik pertama. Tes ini merupakan tes tersulit bagi saya. Karena harus mengulang sebanyak 2 kali. Jadi total saya melakukan 3 kali tes praktik pertama. Tes ini bertempat di lapangan parkir parasamya, tepatnya di depan polres.

Dalam tes ini, kita dihadapkan pada 4 tantangan. Tantangan pertama berupa garis lurus, kedua berupa jalan zig-zag, ketiga berupa angka delapan, keempat berupa huruf “U”. Tata cara tes dijelaskan oleh penguji pada saat praktik.

Setelah lulus tes praktik pertama, kita masuk ke tes praktik kedua. Dalam tes ini, kendaraan kita harus lengkap dan standar. Mulai dari spion, knalpot, lampu rem, dll. Tempat tes ini adalah jalan raya. Penguji akan berkeliling mengitari daerah sekitar polres, dan peserta tes diwajibkan mengikuti dari belakang.

Setelah selesai, kita akan diberi sebuah map berisi berkas kita sendiri. Berikan berkas itu pada petugas loket dua di unit SIM polres Bantul. Kita duduk lagi mengantri nomor undian foto.

Setelah mendapat nomor antrian foto, kita antri lagi di depan ruang foto sesuai nomor yang kita peroleh. Setelah selesai foto, kita antri lagi di depan loket dua untuk menunggu SIM kita. Jika nama Anda sudah dipanggil, selamat SIM C Anda sudah jadi.

Tips :

Dalam tes teori, kebanyakan yang dilakukan pengendara merah adalah salah.

Dalam tes praktik satu, gunakan motor yang biasa Anda gunakan agar lebih mudah dalam menghadapi rintangan. Pacu motor dengan kecepatan yang konstan (stabil). Perhatikan pengarahan yang diberikan penguji sebelum memulai tes.

Semoga berguna. Goodluck..!! 

1 komentar:

assalamu'alaikum; sy ingin berbagi, hr ini, 10/07/2012, tdi sy mengikuti ujian pembuatan sim c, test teori alhamdl bisa sy lalui, tiba test praktek pertama saat melalui test zig-zag membentuk angka delapan sy dinyatakan gagal karena kaki kanan menyentuh tanah dan waktu berhenti menoleh ke kiri yg seharusnya ke kanan. Smg menjadikan pengalaman.

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More